Dilanda Banjir, KPU Bakal Putuskan Nasib Pemungutan Suara di Demak Besok

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +


Rumah di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, masih tergenang banjir dan belum bisa ditempati, Sabtu (10/2/2024). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Gadgetku – KPU RI akan mengkaji terkait perlu atau tidaknya penundaan pemungutan suara di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Keputusan akan segera diambil pada Selasa (13/2/2024) besok.

Ketua KPU, Hasyim Asy’ari mengatakan, hingga kini pihaknya masih memantau perkembangan situasi terkini di wilayah yang terdampak banjir tersebut.

“Kemungkinan untuk bisa surut pada 14 Februari itu masih dipantau terus. Sehingga nanti kami akan ambil keputusan statusnya pemungutan suara di desa-desa yang masih tergenang banjir di Kabupaten Demak, terutama di Kecamatan Karanganyar bagaimana akan kita putuskan besok,” kata Hasyim kepada wartawan di KPU RI, Jakarta, Senin (12/2/2024).

Hasyim mengatakan, banjir yang melanda beberapa desa di Kabupaten Demak itu disebabkan jebolnya tanggul. Menurut dia, KPU RI dan KPU Jawa Tengah akan terus menunggu perkembangan terkait situasi di wilayah tersebut.

“Oleh karena itu, dalam situasi ini kita pantau terus sampai hari ini sudah ada laporan dari KPU Demak dan KPU Provinsi Jateng kepada kami berapa desa yang masih tergenang air,” ungkap Hasyim.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Handi Tri Ujiono mengusulkan penundaan pencoblosan dan pemungutan suara susulan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, karena terdampak banjir.

“Seluruh Kecamatan Karanganyar akan dilaksanakan pemungutan suara susulan, maksimal 10 hari setelah 14 Februari,” kata Handi di Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/2/2024).

Handi menyebutkan terdapat 123 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Karanganyar yang terdampak banjir.

Kemudian, ada 60 TPS lain yang berada di empat desa tidak terdampak banjir. “Tetapi, TPS yang tidak terdampak banjir ini digunakan sebagai lokasi pengungsian,” tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, ada pula warga Demak yang mengungsi ke wilayah Kudus sehingga sulit untuk mengurus administrasi pindah memilih. Logistik pemilu untuk wilayah terdampak banjir masih tersimpan di gudang kabupaten. “Logistik aman, masih di gudang kabupaten,” tambahnya.

Share.